Jumat, 10 Januari 2020

Bagaimana Cara Mengatasi Hipertensi Pulmonal?


Hipertensi pulmonal? Pernahkah kamu mendengar penyakit ini sebelumnya? Hipertensi tentu merupakan penyakit yang cukup familiar bagi masyarakat umum dan mungkin termasuk kamu. Namun apakah hipertensi berbeda dengan hipertensi pulmonal ini? Apa sih yang menyebabkan penyakit ini terjadi? Lalu bagaimana cara mengatasi hipertensi pulmonal ini? Mungkin kamu perlu untuk mengetahui penyakit ini karena hipertensi pulmonal jenis tertentu lebih sering diderita oleh perempuan daripada laki-laki. Sebelum terlalu jauh, kita harus menjelaskan penyakit ini secara runut.

Bagaimana Cara Mengatasi Hipertensi Pulmonal?

Apa itu hipertensi pulmonal? Pengertian hipertensi pulmonal menurut hellosehat.com adalah kondisi di mana tekanan di dalam pembuluh darah yang berasal dari jantung menuju paru-paru terlalu tinggi. Jantung memompa darah dari ventrikel kanan ke paru-paru untuk mendapatkan oksigen. Menurut alodokter.com hipertensi pulmonal adalah salah satu jenis tekanan darah tinggi yang spesifik mengenai pembuluh darah arteri di paru-paru dan sisi kanan jantung. Hipertensi ini terjadi ketika arteri kecil pada paru-paru yang disebut dengan arteriol pulmonal dan pembunuh kapilernya menyempit, tersumbat atau rusak. Kondisi ini mengakibatkan aliran darah dari sisi kanan jantung yang menuju paru-paru, untuk mengambil oksigen dan disebarkan ke semua organ menjadi terganggu. Menurut halodoc.com pengertian dari hipertensi pulmonal atau hipertensi paru adalah kondisi di mana tekanan di dalam pembunuh darah yang berasal dari jantung menuju paru-paru terlalu tinggi.

Lalu bagaimana dengan gejalanya? Kamu perlu menyimak ini baik-baik, bisa saja gejala ini sedang kamu rasakan sekarang. Gejala dari penyakit ini adalah sesak napas atau pusing selama beraktivitas, ini adalah gejala awal yang akan dirasakan oleh penderitanya. Selanjutnya, penderita akan memiliki denyit jantung yang cepat dan seiring dengan berjalannya waktu gejala-gejala akan muncul ketika melakukan aktivitas ringan atau bahkan saat sedang istirahat. Gejala lainnya meliputi warna kebiruan pada bibir atau kulit, kaki dan pergelangannya bengkak, nyeri dada seperti di tekan, merasa lelah, pusing bahkan sampai pingsan, serta peningkatan ukuran perut dan badan lemas.

Apa sih yang menjadi penyebab penyakit ini? dilansir dari alodokter.com penyakit ini disebabkan oleh terjadinya penyempitan, enyumbatan atau kerusakan pada pembuluh darah kecil dan pembuluh kapiler yang memicu naiknya tekanan darah dalam pembuluh. Tekanan darah yang tinggi kemudian membuat dinding pembuluh darah menjadi tebal, kaku, tegang, meradang atau memicu tumbuhnya jaringan tambahan yang berujung pada berkurangnya aliran darah. Terdapat beberapa faktor risiko yang akan meningkatkan peluangmu untuk menderita penyakit ini. Apa sajakah itu? Faktor yang dapat meningkatkan risiko terkena penyakit ini seperti gender, riwayat keluarga yang memiliki penyakit yang sama, ketinggian tempat hidup, dan penyakit lainnya seperti penyakit bawaan jantung, penyakit paru-paru, hati dan gangguan jaringan ikat seperti skeroderma dan lupus.  Selain itu faktor risikonya adalah menggunakan obat-obatan terlarang seperti kokain dan mengonsumsi obat-obatan penahan nafsu makan.

Bagaimana cara mengatasinya? Cara mengatasi hipertensi pulmonal yaitu dengan melakukan pengobatan pada penyakit ini. Penanganan dari hipertensi pulmonal bertujuan untuk meredakan gejala dan menurunkan progresivitas dari kondisi ini. bila hipertensi disebabkan oleh kondisi medis lainnya, dokter akan mengatasi dengan kondisi yang mendasarinya bila menungkinkan. Beberapa jenis pengobatan dari penyakit ini dapat berupa obat-obatan untuk mencetuskan dilatasi pembuluh darah, obat untuk menghambat reseptor kalsium dan sebagainya. Selain itu juga terdapat prosedur pembedakan. Ini akan dilakukan bila tidak dapat mendendalikan tanda dan gejala dari penyakit ini.
Share:

0 komentar:

Posting Komentar